250 Personil Polresta Bukittinggi Diturunkan untuk Pengamanan Jelang Libur Lebaran 1446 H

250 Personil Polresta Bukittinggi Diturunkan untuk Pengamanan Jelang Libur Lebaran 1446 H
250 Personil Polresta Bukittinggi Diturunkan untuk Pengamanan Jelang Libur Lebaran 1446 H

TOPSUMBAR – Polresta Bukittinggi menggelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2025 di halaman Mapolresta Bukittinggi pada Kamis, 20 Maret 2025.

Apel ini dihadiri unsur Forkopimda, instansi terkait, serta personel pengamanan yang akan bertugas selama periode mudik dan perayaan Lebaran 1446 Hijriyah.

Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Yessi Kurniati, mengungkapkan bahwa sebanyak 250 personel disiagakan untuk pengamanan.

Bacaan Lainnya

Selain itu, lima pos pelayanan akan didirikan di titik strategis, termasuk pusat kota dan kawasan wisata seperti Kebun Binatang Bukittinggi serta Panorama.

“Untuk mengurai kepadatan, sistem one way akan diberlakukan pada 28-30 Maret dari pukul 12.00 hingga 05.00 WIB. Jalur dari Padang ke Bukittinggi akan melalui jalan tol hingga Sicincin, sementara arah sebaliknya menggunakan jalur Malalak. Pola yang sama akan diterapkan saat arus balik pada 6-8 April,” jelasnya.

Sejumlah titik rawan kemacetan yang menjadi perhatian antara lain kawasan Jam Gadang, pintu masuk Kota Bukittinggi, Simpang Biaro, dan Simpang Gadut.

Sementara, puncak kepadatan diperkirakan terjadi pada H+2 Lebaran.

Sebagai langkah tambahan, pembatasan kendaraan berat seperti truk panjang akan diberlakukan mulai 24 Maret hingga 8 April 2025, dari pukul 12.00 hingga 18.00 WIB.

Sementara itu, perbaikan jalan rusak, terutama di jalur Malalak-Balingka, masih berlangsung dan akan dilanjutkan pasca-Lebaran.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan bahwa apel ini merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan pengamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta kenyamanan wisatawan.

“Apel ini melibatkan berbagai instansi sebagai bentuk sinergi dalam menciptakan keamanan, mengurai kemacetan, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan perantau yang pulang kampung,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bukittinggi juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, seperti pemantauan objek wisata, pengaturan parkir, dan pengelolaan arus lalu lintas.

“Kami akan memberdayakan media sosial untuk memberikan informasi terkait jalur yang mengalami kemacetan agar masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan mereka. Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait juga akan dilakukan untuk mengantisipasi parkir liar demi kenyamanan wisatawan,” ucapnya.

(JA)

Dapatkan update berita terbaru dari  Topsumbar. Mari bergabung di Facebook  Topsumbar News Update, caranya klik link https://facebook.com/updatetopmedia kemudian ikuti. Anda harus instal aplikasi Facebook terlebih dulu di ponsel

Pos terkait