TOPSUMBAR – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Sawahlunto mengunjungi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Proklamator Bung Hatta pada Rabu, 4 Desember 2024 di Bukittinggi.
Kunjungan ini dipimpin oleh Sekretaris Dinas Kota Sawahlunto, Sarlina Putri, yang didampingi Kepala Bidang Penyelenggaraan Perpustakaan Nova Zahara, bersama enam pejabat pustakawan lainnya.
Sementara, delegasi Dispusip Sawahlunto diterima langsung oleh Pelaksana Harian Kepala UPT Afrison dan Kasubbag Tata Usaha Fajri Oktaria.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Transit, Sarlina menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari pengelolaan layanan perpustakaan, mengingat UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta merupakan bagian dari Perpustakaan Nasional RI dan menjadi salah satu model pengelolaan perpustakaan umum terbaik.
“Kami berharap kunjungan ini memberikan inspirasi bagi pengembangan layanan perpustakaan di Sawahlunto, terutama untuk meningkatkan mutu dan inovasi di bidang literasi,” ujar Sarlina dikutip dari laman perpusnas pada Sabtu, 6 Desember 2024.
Kedua belah pihak berdiskusi dengan intens terkait berbagai isu terkini di bidang perpustakaan, termasuk rencana kolaborasi ke depan.
Sarlina juga mengungkapkan rencana Dispusip Sawahlunto untuk mengundang tenaga ahli dari Perpustakaan Proklamator Bung Hatta dalam pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang direncanakan pada 2025.
Selain diskusi, delegasi Dispusip Sawahlunto turut melakukan library tour yang dipandu Ketua Kelompok Substansi Layanan Dora Melisa dan tim.
Mereka mengunjungi Galeri Koleksi Kebunghattaan, Ruang Koleksi Anak, hingga Ruang Teater.
Hendri, salah satu pustakawan dari Sawahlunto, menyatakan bahwa model teater di Perpustakaan Proklamator Bung Hatta akan diadopsi untuk pengembangan layanan perpustakaan umum di Sawahlunto.
“Kami sangat tertarik dengan konsep ruang teater di sini. Ini bisa menjadi inspirasi dalam pengembangan fasilitas perpustakaan kami di masa depan,” kata Hendri.
Selain itu, Rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi Ruang Tim Kerja Pelestarian dan berdiskusi dengan Konservator Nia Meisa dan Mutia Hanifah mengenai teknik preservasi bahan perpustakaan.
Sementara, di Ruang Tim Kerja Pengolahan Bahan Perpustakaan, pustakawan Nalia Arjuti memberikan penjelasan mengenai proses pengolahan koleksi perpustakaan.
Sebelum kunjungan berakhir, delegasi Dispusip Sawahlunto mengunjungi Ruang Pameran Produk Inklusi Sosial yang berada di teras gedung perpustakaan.
Pameran ini memamerkan hasil karya komunitas yang terlibat dalam berbagai program inklusi sosial perpustakaan.
(ROL)
Dapatkan update berita terbaru dari Topsumbar. Mari bergabung di Grup Telegram Topsumbar News Update, caranya klik link https://t.me/topsumbar kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel